IMP Kecamatan Ngaglik SIAP Melaksanakan Gerakan Institusi Bangkit (GESIT)

Demikian tema WORKSHOP sehari IMP Kecamatan Ngaglik, Selasa 17 April 2018, yang dihadiri 50 peserta kader IMP se-Kecamatan Ngaglik dari 6 Desa yang dihadirkan dan didampingi oleh kepala seksi pelayanan dari masing masing desa. Dengan harapan hasil WORKSHOP IMP ini bisa ditindak lanjuti di desa masing masing, demikian maksud dan tujuan WORKSHOP IMP yang disampaikan penyelenggara. Diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars KB dan Mars IMP dilanjutkan dengan Sambutan Camat Kecamatan Ngaglik yang diwakili Sekretaris Camat Ibu Purwati, S.H., M.M. atau lebih akrab disapa Mami Ipung, pada intinya menyampaikan sangat apresiasi dan menyambut baik diadakannya WORKSHOP IMP ini di Kecamatan Ngaglik yang rasanya sudah cukup lama tidak ada kegiatan seperti ini. Untuk itu atas nama warga Kecamatan Ngaglik mengucapkan terima kasih kepada BKKBN Perwakilan DIY dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3A, P2KB) Kabupaten Sleman yang telah mendukung kegiatan WORKSHOP IMP ini. Selanjutnya dari Kecamatan Ngaglik berharap hasil pertemuan ini nantinya dapat dilanjutkan di desa masing masing. Dalam sambutannya, Ibu Ipung sempat menyinggung terkait peran IMP yang sangat strategis karena IMP adalah institusi yang paling bawah yaitu di tingkat desa, sehingga mengetahui persis kondisi dan situasi di wilayah masing masing.

Acara dilanjutkan dengan paparan dari Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman yang menjelaskan kembali peran IMP di lapangan yang akhir-akhir ini kurang greget. Dengan adanya WORKSHOP IMP ini diharapkan menggugah semangat baru untuk menggerakkan IMP kembali. Apalagi tenaga PKB di Kecamatan Ngaglik tinggal beberapa orang, tanpa didukung oleh keberadaan IMP, program KB dilapangan bisa mengendor bahkan berhenti. Hal tersebut sangat tidak diharapkan terjadi di Kecamatan Ngaglik. Oleh karena itu, Dinas P3AP2KB dan BKKBN Perwakilan DIY berupaya untuk mengadakan WORKSHOP IMP di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Sleman dua kali dalam setahun. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan kompetensi kader IMP baik di tingkat Kecamatan maupun Desa se-Kecamatan Sleman.

Sementara itu nara sumber dari BKKBN DIY menyampaikan tentang program KKBPK yaitu Kependudukan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga. Program ini bertujuan menggerakkan kembali upaya untuk Tribina yaitu Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja  (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL). Tak boleh ditinggalkan juga PIK Remaja dan Pemberdayaan Keluarga melalui program UPPKS. Untuk melaksanakan program-program tersebut harus juga memberikan KIE kepada masyarakat tentang Fungsi Keluarga yaitu fungsi keagamaan, budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, ekonomi dan sosial, serta fungsi lingkungan.

Sebagai akhir dari WORKSHOP IMP di Kecamatan Ngaglik dapat disimpulkan bahwa kegiatan seperti ini memang harus sering dilakukan secara rutin sehingga kader IMP bisa secara berkesinambungan menggerakkan masyarakat untuk mengikuti program KB dengan kesadaran sendiri berkat motivasi kader IMP di desanya masing masing.

Dari Ngaglik untuk Dunia.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*