Kelompok Ternak Ngaglik Masuk Nominasi Lomba Agribisnis Nasional

 

Kelompok Ternak

Kelompok Ternak Bgaglik menjadi 10 besar nominator dalam lomba kelompok agribisnis peternakan Tingkat Nasional . Hal ini dibuktikan dengan ditinjaunya kelompok tani ternak sapi potong Ngudi Makmur di Wonorejo Sariharjo Kec. Ngaglik. Tim Verifikasi Pusat dari Dirjen Peternakan ini di pimpin oleh Ir. Yulinar dengan 4 anggota 2 orang dari Dirjen Peternakan dan 2 orang praktisi yakni dari dosen ITB DR. Ir. Sumiyati dan Prof DR Rahman Supriyadi Tenaga Ahli bidang peternakan.

Kedatangan tim untuk melihat secara langsung kondisi kelompok meliputi kegiatan maupun kelembagaan kelompok , melihat cara kerja kelompok apakah masih dengan cara tradisional maupun telah menerapkan teknologi modern, memberikan saran dan masukan apabila ada kekurangan dan melihat prospek ke depan yang lebih baik

Pada penilaian di Kelompok Ternak Sapi Potong Ngudi Makmur Wonorejo, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman, Tim disambut dengan meriah dan didaulat untuk naik gerobak yang telah disiapkan menuju lokasi. Kelompok ternak yang berdiri pada tanggal 10 Mei 2005 ini menempati lahan tanah kas Desa Sariharjo seluas 3000m2. Pendirian kelompok ternak ini atas inisiatif beberapa orang yang ingin meningkatkan kebersihan pedukuhan dan derajat kesehatan masyarakat serta mengelola ternak secara intensif berpola agribisnis. Kelompok ternak Ngudi Makmur merupakan kelompok ternak berpredikat kelas madya dengan anggota sebanyak 47 orang. Kelompok ini memiliki populasi hewan ternak mencapai 88 ekor yang terdiri dari induk, jantan dan anakan atau pedet. Kegiatan usaha pokok yang dilakukan kelompok ternak Ngudi Makmur berupa pembibitan sapi potong, pembuatan pupuk organik padat dan usaha pupuk cair.

Untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak, Kelompok Ternak Ngudi Makmur mengembangkan lahan kelompok yang ditanami hijauan pakan ternak. Selain hijauan, ternak juga diberikan pakan konsentrat. Saat terjadi kekurangan pakan, anggota kelompok Ngudi Makmur telah terbiasa membuat pakan alternatif seperti silase komplit, biofermentasi jerami dan complete feed. Atas berkembangnya berbagai usaha yang dilakukan, maka pada tanggal 25 Juni 2010 kelompok ternak Ngudi Makmur diresmikan sebagai Pusat Inkubator Agribisnis (PIA) dan dikukuhkan unit usaha pembuatan pupuk menjadi Rumah Kompos Tani Subur. Saat ini produksi kompos mencapa 1,5 ton per hari dan pemasaran selain untuk wilayah Sleman juga telah ke luar Sleman kerjasama dengan gapoktan, asosiasi tebu, pedagang pengecer, instansi pemerintah, swasta dan perorangan. (bara)

July 25, 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *