Rakor Panpilur dengan BPKal

Guna mensukseskan penyelenggaraan pemilihan Lurah Donoharjo 2021, Panpilur menggelar rapat koordinasi dengan Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Donoharjo pada Sabtu 4 September 2021.
Fajar Krismanto, Ketua BPKal Donoharjo dalam sambutannya mengapresiasi kerja panpilur yang selama 6 bulan telah menyelesaikan tahapan demi tahapan untuk mempersiapkan prosesi pemilihan lurah agar berjalan dengan lancar dan sukses.

Pada kesempatan tersebut Ketua BPKal mengungkapkan bahwa pemilihan lurah berbeda dengan Pilkada ataupun Pilpres.
“Pilurah mempunyai beban dan tekanan yang lebih kuat,rawan gesekan atau perselisihan karena yang diatur berada di lingkungan terdekat kita. Dan inilah menjadi tantangan panitia menciptakan suasana yang kondusif baik pada saat pelaksanaan maupun paska pemilihan lurah” pesan Fajar Krismanto.

Pada kesempatan itu beliau juga menyoroti slogan Pemilihan lurah Donoharjo.
” Sapa Wae Lurah Pilihanku Sliramu Tetep Sedulurku”. Hal ini mencerminkan adanya upaya pemilihan yang damai.
“Beda pilihan adalah biasa, yang luar biasa adalah bagaimana menciptakan rasa aman, nyaman dan damai saat proses pemilihan lurah” ungkapnya.

Sementara itu Suyadi Ketua Panpilur Donoharjo dalam laporan nya mengungkapkan sejak mendapatkan mandat dari BPKal, Panpilur Donoharjo telah melaksanakan berbagai tahapan diantaranya sosialisasi pemilihan lurah, mencocokkan dan penelitian (coklit) Data pemilih yang dilakukan Gastarlih (Petugas Pendaftaran Pemilih), simulasi e-voting, menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS), DPS Perbaikan maupun Daftar Pemilih Tetap (DPT), Penentuan letak atau lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) , menetapkan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di TPS, KPPS Keliling maupun KPPS Cadangan.

“Pada Pilur 2021, selain KPPS berada di TPS, ada juga KPPS keliling yang bertugas melayani pemilih jika tidak mampu menuju TPS karena alasan sakit, disabilitas atau lansia. Sedangkan KPPS cadangan akan bertugas menggantikan KPPS jika ada yang sakit atau menjalani isolasi mandiri” kata Suyadi.

Ia juga menyampaikan bahwa panpilur juga telah menetapkan calon lurah Donoharjo setelah melalui proses penjaringan, penyaringan, dan penetapan.
“Saat ini panpilur telah menetapkan 3 calon lurah yaitu Sigit Sukarno, Hadi Rintoko dan Nurgiyatno” terangnya.

Suyadi juga mengungkapkan dalam situasi pandemi Covid19 beberapa kali penyelenggaraan pemilihan lurah mengalami penundaan tahapan.
“Pada awalnya pemungutan suara akan dilaksanakan pada 22 Agustus 2021, kemudian ditunda 12 September 2021 dan yang terakhir tanggal 31 Oktober 2021.” kata Suyadi.

Dengan adanya perubahan tanggal pemungutan suara tersebut dengan sendirinya ada beberapa tahapan yang mengalami penundaan diantaranya Pelaksanaan Bimbingan teknis KPPS, undian nomor urut calon lurah, kampanye calon lurah, masa tenang, penetapan calon lurah terpilih, penyampaian nama calon lurah terpilih kepada BPKal serta pelantikan Lurah Terpilih.

Anang Patri Widyantoro selaku pejabat lurah Donoharjo berpesan meski berada di tengah pandemi covid19, ia berharap penyelenggaraan pemilihan lurah Donoharjo berjalan sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan, terjaga situasi dan kondisi yang aman, tentram dan damai tanpa mengesampingkan angka partisipasi masyarakat untuk memilih pemimpin di kalurahan Donoharjo. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*