Saresehan Penguatan Ketahanan Pengelola PAUD, KB,TPA Dan SPS di Masa Pandemi Covid 19 Se-Kapanewon Ngaglik

(Ngaglik, 27/8/2021) Dalam upaya meningkatkan kecerdasan dan ketrampilan bagi putra putri kita Anak Usia Dini dilaksanakan Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Kelompok Bermain ( KB) ,Tempat Penitipan Anak ( TPA )serta Satuan Pendidikan Sejenis ( SPS ). Untuk itu Forum lembaga tersebut mengadakan Saresehan dalam rangka mensikapi kondisi Masa Pandemi Covid 19 yang juga belum usai. Dalam rangka mencari terobosan dalam kondisi ini Ketua Forum berinisiatif mengadakan Saresehan yang diikuti para Pengelola Lembaga PAUD,KB,TPA dan SPS se-Kapanewon Ngaglik yang diikuti 30 peserta. Demikian disampaikan Ketua Forum Paud Kapanewon Ngaglik Dra. Ninik Suparwanti, S.Ak dalam pembukaan saresehan yang disampaikan pembina lembaga Paud Kapanewon Ngaglik Bapak Agus menyampaikan pesannya dalam kondisi covid 19 yang belum mereda ini setiap lembaga harus bisa menyikapi dan tetap menjaga ketahanan lembaga secara arif dan bijaksana karena banyaknya batasan batasan dan juga keharusan yang harus dipatuhi. Sebagai contoh larangan tatap muka secara langsung supaya tidak tertular atau menjadi klaster tersebarnya covid-19 dan juga tidak boleh berkerumun serta larangan lain yang harus dipatuhi, yang harus disiapkan peralatan protokol kesehatan lengkap dan yang terakhir semua wajib ikut vaksin. Semua larangan dan keharusan itu sebagai upaya pencegahan covid-19 agar tidak menjadi klaster covid-19 di tempat pendidikan atau lembaga yang dipimpinnya, papar Agus. Sementara itu dalam saresehan menghadirkan narasumber yang sudah dikenal ketokohannya dibidang paud yaitu ibu Ninik Sekaligus Ketua Forum, yang dalam kondisi covid-19 ini mengharapkan semua pengelola, pendidik dan siswa siswi terus menjaga imun dalam menghadapi covid-19, banyak hikmah dan pengalaman dalam menghadapi covid-19 karena virus ini tidak terlihat tetapi rasa dan gejala bisa dirasakan, maka apabila ada gejala segera disikapi dengan upaya upaya agar tidak fatal akibatnya. Demikian juga lembaga kita walaupun masa pandemi karena dilarang tatap muka, sesuai anjuran melalui zoom meeting atau daring atau pendidikan jarak jauh (PJJ) hal ini harus dilakukan supaya terhindar dari klaster covid-19 di lembaga pendidikan kita.

Dalam saresehan yang tergolong singkat karena dibatasi waktu maka dalam saresehan ini membahas terkait kondisi lembaga yang pada umumnya lembaga belum memperhatikan adanya perubahan mindset karena para pendidik ada 2 karakteristik yaitu fixed mindset dan growth mindset artinya 2 sisi yang berbeda ini ada karakternya tidak bisa dirubah apalagi dikembangkan fixed mindset, tetapi ada karakter yang bisa dirubah dan cenderung bisa dibimbing dan dikembangkan yaitu growth mindset. Dari dua karakter itulah selaku lembaga harus bisa menilai personil mana yang bisa dikembangkan untuk memajukan lembaga dan yang sulit dikembangkan. Bagi yang mempunyai karakter growth mindset harus didorong untuk bisa terus ditingkatkan kemampuan dan kualitasnya untuk dikembangan untuk memajukan lembaga kedepan, demikian papar bunda Ninik panggilan akrabnya.
Akhir dari saresehan diskusi tentang langkah langkah untuk menyikapi kondisi virus covid-19 agar semua lembaga bisa menyikapi kondisi yang belum jelas kapan berakhirnya.
Demikian KIM Ngaglik melaporkan dari Komplek KB Nabila Plosokuning, Minomartani, Ngaglik. ( Srp ).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*